Friday, 27 April 2018

IZIM DALAM HAKIKAT & MAKRIFAT



Selagi kita bertanya dan bertanya 
selagi itu kita tidak tau dan paham akan 
jalannya ilmu kerohanian yang ia tanyakan itu
karna pertanyaanya selalu dengan lojik akal 
dan ianya menafsirkan dengan lojik akal pulak 
yang ianya belum lalui dalam kerohanian





bawak jalan kerohanian
apa apa soalan itu ada jawapan 
dalam batinnya sendiri
yaitu dalam kandungan sirr nya
jadi jika nak dipahamkan menggunakan akal
dan fikiran tentulah jawapan yang 
dibagi tidak akan sepahaman
karna kerohanianya tak melalui 
keadaan itu dengan kerohanian
melainkan engkau coba pahami dengan lojik akal
maka hasilnya tidak sepahaman 
antara batin dan akalmu sendiri
maka engkau akan terjadi pergolakan tenaga
antara batin dan akalmu itu

inilah yang banyak terjadi dalam perjalanan
mereka selalu berjalan lojik akal
dan lupa akan sirr batinnya sendiri
yang menjadi guru mursidnya sendiri 

jika berlaku berterusan keadaan ini 
maka seseorang itu akan berlaku izim
gila dalam perjalanan karna tidak menjumpai jawapan
karna ikut lojik akal dan fikiran
yang selalu mau bertanya bertanya dan bertanya
dan terombang ambing sendiri dengan pertanyaannya
yang membelenggu dirinya sendiri





jadi 
kembalilah kepangkal jalan 
jika berlaku seperti ini
lupakan segala ilmumu yang telah engkau belajar 
dari buku atau mendengar dari orang lain
dan jugak bnyknya guru yang telah engkau datangi

istifarlah...
dan syahadahlah...
tujukan ianya dalam dirimu sampai engkau tenang
dan mohonlah agar dijumpakan guru
yang boleh membimbingmu
jatuhkan keegoanmu jika engkau mau belajar
jatuhkan kesombonganmu jika mau berjalan
dan turutkan apa kata sirr batinmu itu
pasti akan ada gerak atau kata dari batinmu itu
yang meronta ronta karna perbuatan lojik akalmu itu

jangan pikirkan 
haram dan lalal
dosa dan pahala
neraka dan surga
bahkan segala amalan yang ada
stopkan segala benda yang engkau belajar semua
karna keadaanmu adalah sedang izim..
jika terus berpikir dan pikir maka 
engkau tidak akan menjumpai jalan





fokuskan hanya mohon keampunan pada diri sendiri
dan mohon ampun pada allah sahaja
dan syahadahlah sampai engkau masuk
dalam keadaan tenang..
dan jika diteruskan membaca syahadah itu
akan terasa tenaga dari sirr jantungmu yang
jika engkau masuk didalamnya maka engkau akan
menangis disaat itulah mohonlah jalan petunjuk
agar dibagi kefahaman atau dijumpakan gurumu
yabg akan membimbingmu





jangan dipikir syahadah itu apa
tapi coba rasakan batinmu yang merasai syahadah itu apa
karna yang memerlukan syahadah adalah batinmu
jadi bawak sampai tenang dan teruskan 
sampai engkau mendapat pentunjuk
siapa orang yang boleh membawamu jalan yang benar

maka ini boleh menyelesaikan masalah izim 
dalam perjalanan ilmu kerohanian
pasal kita setidaknya sudah kembali kepangkal jalan
karna sebelum apa apa ilmu dan amalan berjalan
syahadahlah pembuka jalan dan penutup jalan





Cubit Cubit SayanG
salam
PUSAT RAWATAN SYAHADAH

1 comment: